Profil Stasiun Meteorologi Pinangsori
Stasiun Meteorologi Pinangsori adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berlokasi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.
Stasiun ini terletak di kompleks Bandara Ferdinand Lumban Tobing (FL. Tobing) Pinangsori dan bertugas melaksanakan pengamatan, pengumpulan, pengolahan, dan penyebaran data serta informasi di bidang meteorologi, klimatologi, dan kualitas udara.
Wilayah layanan Stasiun Meteorologi Pinangsori meliputi Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan seluruh Kepulauan Nias yang terdiri dari Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.
| Nama Stasiun | Stasiun Meteorologi Pinangsori |
|---|---|
| Kode WMO | 96015 |
| Tipe Stasiun | Stasiun Meteorologi Kelas III |
| Koordinat | 1°33'24" LU, 98°53'15" BT |
| Ketinggian | 6 meter di atas permukaan laut |
| Alamat | Jl. Bandara FL. Tobing, Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara 22611 |
Visi dan Misi
Visi
"Mewujudkan BMKG yang Andal, Tanggap dan Mampu dalam Mendukung Keselamatan Masyarakat serta Keberhasilan Pembangunan Nasional, dan Berperan Aktif di Tingkat Internasional"
Misi
- Menyediakan data dan informasi MKG yang berkualitas, cepat, tepat, akurat, dan mudah diakses
- Mendukung keselamatan masyarakat dari ancaman bencana meteorologi, klimatologi, dan geofisika
- Mendukung keselamatan transportasi udara, laut, dan darat
- Mendukung ketahanan pangan, energi, dan sumber daya air
- Mendukung pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim
- Meningkatkan kualitas SDM dan tata kelola pemerintahan yang baik
Nilai-Nilai BMKG
Integritas
Konsisten dalam berperilaku yang selaras dengan nilai, norma dan etika organisasi
Profesional
Bekerja dengan tuntas dan akurat berdasarkan kompetensi terbaik
Inovatif
Selalu melakukan penyempurnaan dan menciptakan nilai tambah
Tanggap
Cepat mengenali dan merespons perubahan serta kebutuhan
Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan Peraturan Kepala BMKG, Stasiun Meteorologi Pinangsori mempunyai tugas melaksanakan pengamatan, pengumpulan dan penyebaran data serta informasi meteorologi, klimatologi, dan kualitas udara.
Pengamatan Cuaca
Melakukan pengamatan unsur-unsur cuaca secara berkala menggunakan peralatan meteorologi standar WMO
Prakiraan Cuaca
Menyusun dan menyebarluaskan prakiraan cuaca harian untuk wilayah kerja
Layanan Penerbangan
Menyediakan informasi meteorologi untuk keselamatan penerbangan di Bandara FL. Tobing
Peringatan Dini
Menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk mengurangi risiko bencana
Pengumpulan Data
Mengumpulkan dan mengolah data meteorologi dan klimatologi
Pelayanan Publik
Memberikan pelayanan informasi MKG kepada masyarakat dan stakeholder
Struktur Organisasi
Kepala Stasiun
-
Koordinator Fungsional
-
Sub Bagian Tata Usaha
-
Kelompok Jabatan Fungsional
Pelaksana
Sejarah Singkat
Pendirian Stasiun
Stasiun Meteorologi Pinangsori didirikan bersamaan dengan pembangunan Bandara FL. Tobing untuk mendukung operasional penerbangan di wilayah Sibolga dan sekitarnya.
Pengembangan Fasilitas
Dilakukan peningkatan peralatan dan fasilitas pengamatan cuaca untuk meningkatkan kualitas layanan meteorologi.
Perubahan Kelembagaan
BMG berubah menjadi BMKG dengan penambahan fungsi geofisika. Stasiun turut melakukan penyesuaian organisasi.
Era Modernisasi
Modernisasi sistem pengamatan dan penyebaran informasi berbasis teknologi digital. Implementasi AWS (Automatic Weather Station).
Pelayanan Terkini
Terus meningkatkan kualitas layanan dengan teknologi terbaru dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Wilayah Kerja
Stasiun Meteorologi Pinangsori melayani 7 (tujuh) kabupaten/kota di wilayah pesisir barat Sumatera Utara:
Kota Sibolga
Luas: 10,77 km²
Penduduk: ±85.000 jiwa
Kab. Tapanuli Tengah
Luas: 2.188 km²
Penduduk: ±350.000 jiwa
Kabupaten Nias
Luas: 829 km²
Penduduk: ±135.000 jiwa
Kab. Nias Selatan
Luas: 1.825 km²
Penduduk: ±310.000 jiwa
Kab. Nias Utara
Luas: 1.202 km²
Penduduk: ±130.000 jiwa
Kab. Nias Barat
Luas: 473 km²
Penduduk: ±85.000 jiwa
Kota Gunungsitoli
Luas: 469 km²
Penduduk: ±140.000 jiwa